SALAMRADIO.ID., MADINAH — Kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci terus menunjukkan progres signifikan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 71.006 jemaah atau 35 persen dari total target 203.320 jemaah haji reguler telah tiba di Arab Saudi. Proses kedatangan ini menjadi bagian penting dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang terus dipantau secara intensif oleh petugas.
Seiring dengan itu, tercatat sebanyak 183 kelompok terbang (kloter) telah mendarat dengan aman. Jumlah tersebut setara dengan 35 persen dari total rencana 527 kloter yang dijadwalkan berangkat secara bertahap dari berbagai embarkasi di Indonesia. Kedatangan jemaah berlangsung melalui dua pintu utama, yakni Bandara Madinah dan Jeddah, dengan layanan yang terus dioptimalkan demi kenyamanan para tamu Allah.
Di balik angka tersebut, terdapat kisah-kisah haru dan perjuangan, terutama dari jemaah lanjut usia. Dari total jemaah yang telah tiba, sebanyak 15.408 orang merupakan lansia. Kelompok ini menjadi prioritas utama dalam pelayanan, mulai dari pendampingan, transportasi, hingga akses kesehatan. Petugas haji Indonesia pun siaga memberikan bantuan maksimal agar para lansia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Secara umum, proses kedatangan berjalan lancar dan terkendali. Sinergi antara pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi menjadi kunci dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Dengan masih berlangsungnya gelombang kedatangan berikutnya, diharapkan seluruh jemaah dapat tiba tepat waktu dan dalam kondisi sehat.
Pemerintah mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengikuti arahan petugas, serta mempersiapkan diri menjalani rangkaian ibadah haji dengan khusyuk. Momentum ini menjadi awal perjalanan spiritual yang dinanti-nantikan oleh jutaan umat Muslim Indonesia.
pewarta : Hebatdiki
