SALAMRADIO.ID., Makkah — Pelayanan terhadap jemaah haji lansia terus menjadi perhatian utama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH pada musim haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Tidak hanya fokus pada kelancaran ibadah, para petugas juga hadir langsung memastikan kondisi kesehatan dan kenyamanan para lansia selama berada di Tanah Suci.
Salah satu bentuk pelayanan tersebut dilakukan melalui kegiatan visitasi ke hotel-hotel tempat jemaah lansia menginap di Kota Makkah. Dengan pendekatan humanis, para petugas mendatangi jemaah secara langsung untuk memonitor kondisi kesehatan, memberikan motivasi, hingga memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Dalam setiap kunjungan, petugas tampak berbincang hangat dengan para lansia yang sebagian besar menjalani ibadah haji di usia senja. Ada yang mengeluhkan kelelahan akibat cuaca panas Arab Saudi, ada pula yang membutuhkan pendampingan kesehatan ringan selama proses ibadah berlangsung.
Petugas PPIH tidak hanya memberikan nasihat agar jemaah menjaga kesehatan dan mengatur aktivitas fisik, tetapi juga membagikan makanan tambahan, vitamin, serta alat kesehatan sederhana untuk membantu kebutuhan para lansia.
Petugas Haji Indonesia, Hamam Asy’ari, mengatakan kegiatan visitasi dilakukan dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada para tamu Allah.
“Kami sebagai PPIH melaksanakan visitasi terhadap jamaah haji lansia dengan cara ikhlas dan berbagi. Ketika visitasi, kami monitoring kondisi jamaah, memberikan nasihat agar senantiasa menjaga kesehatannya dan kami sebagai PPIH memberikan makanan serta alat kesehatan kepada jamaah haji lansia. Hal ini kami lakukan agar jamaah haji Indonesia khususnya lansia merasakan aman dan nyaman,” ujar Hamam Asy’ari.
Kehadiran petugas di tengah jemaah lansia menjadi penguat emosional tersendiri. Banyak jemaah mengaku merasa lebih tenang karena tidak merasa sendiri menghadapi perjalanan ibadah yang panjang dan menguras tenaga.
Musim haji 1447 H menjadi momentum penting bagi pelayanan haji Indonesia yang lebih ramah lansia dan berorientasi pada sentuhan kemanusiaan. Di balik padatnya operasional haji, perhatian kecil dari para petugas ternyata menjadi energi besar bagi para tamu Allah di usia senja.
pewarta : Hebatdiki@MCH2026
