Penantian 15 Tahun M. Jafar Hamzah Terbayar di Tanah Suci, Pensiunan ASN Ini Menangis Haru Tiba di Jeddah

SALAMRADIO.ID., Jeddah — Wajah haru tak bisa disembunyikan dari M. Jafar Hamzah saat menapakkan kaki di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Kamis (8/5/2026) pukul 15.00 WAS. Pensiunan ASN Pemerintah Daerah Sumbawa Barat itu akhirnya tiba di Tanah Suci setelah menunggu selama 15 tahun untuk menunaikan ibadah haji.

Melalui Kloter LOP 13, Jafar datang membawa rasa syukur yang begitu besar. Penantian panjang yang selama ini ia jalani akhirnya terbayar lunas di tahun 1447 H/2026 M. Baginya, kesempatan menjadi tamu Allah bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan selama bertahun-tahun.

Di masa pensiunnya, Jafar memilih menghabiskan waktu dengan aktif menjadi pengurus masjid di lingkungan rumahnya. Aktivitas itu menjadi bagian dari ikhtiarnya mendekatkan diri kepada Allah sambil menanti panggilan berhaji tiba.

“Saya sangat kagum dan berterima kasih kepada pemerintah atas pelayanan haji yang sangat nyaman dan aman,” ujar Jafar kepada petugas haji Indonesia yang menyambut kedatangannya di Bandara Jeddah.

Kalimat sederhana itu keluar dengan mata berkaca-kaca. Di tengah suasana bandara yang dipenuhi ribuan jemaah dari berbagai daerah Indonesia, Jafar tampak beberapa kali tersenyum sambil memegang telepon genggamnya. Sesaat setelah proses kedatangan selesai, ia langsung menghubungi keluarganya di Tanah Air.

Dengan suara penuh haru, ia memberi kabar bahwa dirinya telah tiba di Jeddah dalam keadaan sehat, nyaman, dan aman. Bagi keluarganya, kabar tersebut menjadi momen yang sangat dinanti setelah perjalanan panjang menuju Tanah Suci akhirnya terwujud.

Kisah Jafar menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya tentang kemampuan finansial, tetapi juga tentang kesabaran, doa, dan keyakinan terhadap panggilan Allah. Penantian belasan tahun tidak membuatnya menyerah. Justru, masa tunggu itu diisi dengan pengabdian dan memperkuat ibadah.

Kini, di usia pensiun, Jafar membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memenuhi panggilan suci menuju Baitullah.

pewarta : Hebatdiki