SALAMRADIO.ID., Jeddah — Operasional kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, hingga Kamis dini hari (21/05/2026) masih berlangsung kondusif dan terkendali. Padatnya arus kedatangan jemaah mampu diatasi dengan baik oleh para petugas haji Indonesia yang berjaga di Daerah Kerja Bandara.
Pada waktu yang hampir bersamaan, tiga kelompok terbang yakni embarkasi JKS 27, SUB 110, dan SUB 111 mendarat di Bandara King Abdulaziz. Meski menghadapi kepadatan pergerakan jemaah di area terminal dan bus pemberangkatan menuju Kota Suci Makkah, proses pelayanan tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Petugas haji tampak sigap mengatur alur kedatangan, memastikan jemaah masuk ke dalam bus sesuai manifest, serta menghindari adanya jemaah yang tertinggal di area bandara. Kekuatan fisik, koordinasi cepat, dan profesionalisme petugas menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas operasional haji di tengah tingginya mobilitas jemaah.
Di tengah aktivitas yang berlangsung hampir tanpa jeda, para petugas tetap menunjukkan semangat pelayanan yang humanis kepada jemaah, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian lebih saat proses pergeseran menuju hotel di Makkah.
Menteri Haji & Umrah Republik Indonesia, M. Irfan Yusuf, turut memberikan apresiasi atas kerja keras para petugas haji di lapangan. Menurutnya, hingga saat ini pelaksanaan operasional haji Indonesia masih mendapat respons positif dari masyarakat di Tanah Air.
“Saya sangat mengapresiasi petugas yang berjibaku di lapangan. Sampai saat ini tonenya positif semua di Tanah Air, agar ini menjadi semangat untuk dipertahankan,” ujar Gus Irfan.
Keberhasilan pengelolaan operasional haji gelombang kedua dinilai tidak lepas dari kesiapan sumber daya manusia yang telah dibekali pelatihan intensif sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Para petugas diketahui telah mengikuti Diklat PPIH 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sebagai bagian dari penguatan kompetensi pelayanan jemaah haji Indonesia.
Kepala Daerah Kerja Bandara juga dinilai beruntung memiliki tim yang kompeten, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pelayanan haji. Hal tersebut terlihat dari kemampuan petugas mengelola situasi padat kedatangan tanpa menimbulkan kepanikan ataupun keterlambatan distribusi jemaah.
Sementara itu, operasional kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Arab Saudi dijadwalkan berakhir pada Jumat (22/05/2026) pukul 07.45 waktu Arab Saudi. Setelah seluruh jemaah berada di Kota Makkah, rangkaian ibadah haji akan berlanjut menuju puncak pelaksanaan wukuf di Padang Arafah yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (26/05/2026).
Momen tersebut menjadi fase paling penting dalam ibadah haji dan kini seluruh petugas tengah bersiap memastikan para jemaah dapat menjalani prosesi puncak haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk di Tanah Suci.
Pewarta : Hebatdiki@MCH2026
