Di tengah geliat pertumbuhan pelaku usaha kecil di Indonesia, kisah inspiratif datang dari Yogyakarta. Seorang perempuan tangguh bernama Atiek Santoso membuktikan bahwa semangat, ketekunan, dan cinta terhadap usaha mampu melahirkan produk berkualitas yang digemari masyarakat.
Melalui merek dagang Menuk, Atiek Santoso menghadirkan berbagai olahan makanan yang menggugah selera. Produk-produk yang diproduksi antara lain bakpia, pie susu, almond crispy, bolu roll, roti krumpul, hingga bolu lapis. Berawal dari semangat berdagang yang kuat, Atiek membangun usahanya dengan dedikasi tinggi layaknya sosok Srikandi—perempuan tangguh yang tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Bagi Atiek, usaha bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain melalui makanan. Karena itu, Menuk mengusung jargon yang penuh makna: “Dibuat Dengan Penuh Cinta Hanya Untuk Anda.” Filosofi tersebut tercermin dalam setiap produk yang dibuat dengan perhatian pada kualitas bahan dan rasa.
Kiprah Atiek Santoso juga sering hadir dalam ruang diskusi inspiratif bersama Salam Radio. Ia beberapa kali tampil dalam program “Pelaku Usaha Bangkit” dan “Jawara Juara”, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Salam Radio Official. Dalam podcast tersebut, Atiek berbagi pengalaman tentang perjalanan membangun usaha, menghadapi tantangan, serta pentingnya menjaga semangat wirausaha.
Program ini dipandu oleh host Hebatdiki, yang menghadirkan berbagai cerita inspiratif dari pelaku UMKM di berbagai daerah.
Seiring berkembangnya teknologi digital, Menuk juga memanfaatkan platform online untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Informasi lengkap tentang produk dan pemesanan dapat diakses melalui situs resmi bakpiamenuk.com serta akun Instagram @bakpiamenuk. Kehadiran platform digital ini memudahkan masyarakat yang ingin menikmati produk Menuk tanpa harus datang langsung ke Yogyakarta.
Produk Menuk juga kerap menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hampers hari raya keagamaan, oleh-oleh khas daerah, hingga bingkisan untuk keluarga dan kolega. Cita rasa yang khas dan kemasan yang menarik menjadikan Menuk semakin diminati oleh konsumen.
Tak hanya menjual produk, Menuk juga membuka peluang usaha bagi masyarakat yang ingin berkembang bersama melalui program reseller. Dengan sistem komisi yang menarik, peluang ini menjadi kesempatan bagi banyak orang untuk ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan UMKM.
Kisah Atiek Santoso dan Menuk menjadi pengingat bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi rakyat. Dukungan masyarakat dengan membeli dan mempromosikan produk lokal menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam membantu usaha kecil terus tumbuh.
Dari dapur sederhana di Yogyakarta, Menuk membuktikan bahwa usaha yang dijalankan dengan cinta dan ketekunan mampu menjangkau hati banyak orang. Sebuah kisah manis tentang semangat perempuan, kreativitas, dan harapan yang terus hidup dalam setiap produk yang dihasilkan.
