SALAMRADIO.ID., Madinah — Kedatangan jemaah haji Indonesia musim 1447 H/2026 M resmi dimulai. Kelompok terbang (kloter) pertama dari Tanah Air tiba dengan selamat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz pada Rabu (22/4/2026) pagi waktu Arab Saudi.
Kloter perdana berasal dari Embarkasi Yogyakarta (YIA 1) yang mendarat pukul 07.30 WAS menggunakan penerbangan GA6501, mengalami keterlambatan sekitar 37 menit dari jadwal semula. Rombongan ini membawa total 360 orang, terdiri dari 356 jemaah haji dan empat petugas pendamping. Dari jumlah jemaah, sebanyak 116 orang tercatat sebagai lanjut usia (lansia).
Setibanya di Madinah, jemaah YIA 1 langsung diarahkan menuju akomodasi di Taiba Front Hotel yang berlokasi dekat Masjid Nabawi. Tim pendamping kloter turut memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci.
Salah satu jemaah, Supomo Sentikno (66), mengungkapkan rasa harunya setelah penantian panjang. Ia mengaku telah menunggu selama 14 tahun sejak mendaftar pada 2012 untuk dapat menunaikan ibadah haji bersama keluarga.

Tak lama berselang, kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1) juga tiba di Madinah. Rombongan ini membawa 389 jemaah, termasuk 82 lansia, dan akan menempati akomodasi di Makarim Suites Apartment.
Berbeda dengan kloter Yogyakarta, jemaah JKG 1 mendapatkan fasilitas fast track atau Makkah Route. Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi telah diselesaikan sejak di Indonesia, sehingga jemaah tidak perlu antre pemeriksaan dokumen saat tiba di bandara.
Dengan sistem tersebut, waktu tunggu di bandara menjadi lebih singkat dan jemaah dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel. Kedatangan dua kloter awal ini menandai dimulainya operasional penuh layanan haji Indonesia di Madinah tahun ini.
sumber : Media Center Haji 2026
pewarta : Hebatdiki
