Arab Saudi — Ketelitian dalam pencatatan data manifes menjadi salah satu kunci penting dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/ 2026 M. Data manifes tidak hanya berfungsi sebagai administrasi perjalanan, tetapi juga menjadi alat utama perlindungan dan pengawasan terhadap jemaah haji Indonesia sejak keberangkatan dari Tanah Air, tiba di Arab Saudi, hingga kepulangan kembali ke Indonesia.
Tugas penting itu dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh petugas haji tugas dan fungsi (TUSI) transportasi di Dua bandara Arab Saudii. Shavery dan Taufik Akbar menjadi bagian dari petugas yang memastikan seluruh data jemaah sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Mereka harus melakukan pengecekan detail terhadap jumlah penumpang pesawat, proses perpindahan jemaah menuju bus, hingga memastikan seluruh jemaah bergerak ke tujuan tanpa ada yang tertinggal di area bandara.
“Ini bukan pekerjaan yang ringan, tetapi berkat kerja sama tim yang kuat dan kooperatif, apa yang saya kerjakan sebagai pengecekan jemaah atau penumpang pesawat yang datang ataupun nanti pulang ke Tanah Air menjadi ringan,” ujar Shavery di Jeddah, Senin (18/05/26).
Menurutnya, akurasi data manifes sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional haji sekaligus memberikan rasa aman bagi jemaah. Kesalahan kecil dalam pencatatan dapat berdampak besar terhadap proses pelayanan dan mobilisasi jemaah.
Hal senada disampaikan Taufik Akbar. Ia menegaskan koordinasi antarpersonel menjadi faktor utama dalam memastikan seluruh jemaah terlayani dengan baik sejak tiba di bandara hingga diberangkatkan menuju Makkah dan Madinah.
“Saya sebagai petugas haji transportasi selalu berkoordinasi baik dengan Shavery untuk pengecekan dan pengawasan terhadap jemaah haji yang tiba di bandara kemudian bergeser ke bus menuju Tanah Suci. Kami harus memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal di bandara,” katanya.
Hingga Senin (18/05/26), pencatatan data manifes jemaah haji Indonesia dilaporkan masih sesuai dengan fakta di lapangan. Ketelitian para petugas menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang aman, tertib, dan humanis bagi seluruh jemaah Indonesia di Tanah Suci.
Pewarta : Hebatdiki
