Perjalanan usaha tak selalu berjalan mulus. Ada fase jatuh, bangkit, hingga akhirnya menemukan pijakan yang kokoh. Itulah kisah di balik Bakpia 672 Matur Nuwun, usaha kuliner asal Yogyakarta yang terus bertahan dan berkembang dengan satu kunci sederhana: bersyukur dan berterima kasih.
Dalam tayangan Jawara Juara Salam Radio Channel, Owner Bakpia 672 Matur Nuwun, Valeria Ina, berbagi cerita inspiratif bersama host Hebatdiki. Ia menuturkan, membangun usaha bukan hanya tentang menjual produk, tetapi menjaga kepercayaan pelanggan yang telah mempercayakan rasa di setiap kotaknya.
Nama “Matur Nuwun” yang berarti terima kasih dalam bahasa Jawa, bukan sekadar label. Itu adalah filosofi. Setiap pembelian dianggap sebagai amanah. Dari dapur produksi hingga kemasan, kualitas menjadi prioritas agar pelanggan kembali dan merekomendasikan kepada yang lain.
Memasuki Ramadan, permintaan bakpia meningkat signifikan. Banyak pelanggan mencari sajian khas Yogyakarta untuk berbuka puasa maupun hampers Lebaran. Tekstur lembut dengan isian yang legit menjadikan Bakpia 672 Matur Nuwun pilihan tepat untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci.
Valeria mengakui, Ramadan menjadi momentum mempererat hubungan dengan pelanggan. “Kami ingin setiap kotak bakpia membawa kebahagiaan dan rasa syukur,” ujarnya.
Kini, Bakpia 672 Matur Nuwun terus melangkah menembus pasar yang lebih luas. Bagi masyarakat yang ingin memesan, produk dapat dipesan melalui nomor 081230866027. Informasi lengkap perjalanan usaha ini juga dapat disaksikan dalam tayangan Jawara Juara Salam Radio Channel.
Kisah ini menjadi pengingat, bahwa di balik cita rasa yang manis, ada perjuangan dan doa yang tak pernah putus. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat silaturahmi—dengan suguhan terbaik dari hati.
