Pelayanan Ramah Disabilitas di Bandara Haji, Petugas Siaga 24 Jam Layani Jemaah Indonesia

SALAMRADIO.ID., Jeddah — Keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia terus menjadi fokus utama pelayanan petugas haji di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menghadirkan berbagai layanan khusus demi memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman sejak tiba di Tanah Suci.

Salah satu bentuk pelayanan yang menjadi perhatian adalah penyediaan bus khusus bagi jemaah pengguna kursi roda di bandara kedatangan, baik di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah maupun Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIA) Jeddah. Layanan ini disiapkan untuk membantu mobilitas jemaah lanjut usia, disabilitas, maupun jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu agar tetap memperoleh kenyamanan selama proses kedatangan.

Petugas haji Indonesia yang bertugas di bidang Perlindungan Jemaah, Ujang dan Pipit, menyampaikan bahwa pelayanan terhadap jemaah merupakan bentuk penghormatan kepada tamu Allah yang datang memenuhi panggilan ibadah haji.

“Jemaah haji adalah tamu-tamu Allah yang datang ke Tanah Suci karena dipanggil. Hendaknya pelayanan istimewa sudah seharusnya mereka terima,” ujar mereka saat melakukan pengawasan layanan di bandara kedatangan.

Selama operasional haji berlangsung, petugas haji Indonesia terus bersiaga selama 24 jam untuk memastikan seluruh proses kedatangan berjalan lancar. Mulai dari pengaturan transportasi, perlindungan jemaah, layanan kesehatan, hingga bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas dilakukan secara maksimal oleh para petugas di lapangan.

Kesigapan petugas haji menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam membantu umat Islam menyempurnakan rukun Islam kelima dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan di Tanah Suci.

pewarta : Hebatdiki