13 Tahun Menanti Panggilan Tanah Suci: Kisah Haru Amalia Rachman Wujudkan Impian Haji 2026

SALAMRADIO.ID., Madinah — Perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar soal waktu, tetapi juga tentang kesabaran dan keyakinan. Hal itulah yang dirasakan Amalia Rachman, jemaah haji asal embarkasi JKG 06, yang akhirnya berangkat pada musim haji 2026 setelah menanti selama 13 tahun.

Beliau mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak 2013 dengan satu tujuan utama: memperkuat keimanan. Penantian panjang tersebut ia jalani dengan penuh kesungguhan. Selama bertahun-tahun, ia mempersiapkan diri secara fisik dengan rutin berjalan kaki jarak jauh, sekaligus menata kondisi finansial melalui tabungan khusus haji.

“Ini bukan sekadar perjalanan biasa, tapi panggilan,” ungkap Amalia dengan mata berbinar saat menceritakan momen menerima kabar keberangkatannya. Rasa bahagia tak terbendung menjadi puncak dari penantian panjang yang ia jalani dengan penuh harap.

Dalam prosesnya, beliau juga merasakan kemudahan dalam aspek administrasi. Ia menilai petugas Kementerian Haji &’Umroh RI sangat membantu dalam mengurus berbagai kebutuhan dokumen hingga alur keberangkatan menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. Hal serupa ia rasakan saat mengikuti bimbingan manasik haji yang dinilainya cukup jelas dan aplikatif.

Pelayanan selama di embarkasi hingga bandara juga meninggalkan kesan mendalam. Menurut Amalia, petugas haji Indonesia memberikan pendampingan yang optimal, terutama bagi jemaah lansia. Layanan “fast track” menjadi salah satu fasilitas yang sangat membantu, ditambah perhatian intens dari petugas yang membuat jemaah merasa lebih aman dan nyaman.

Secara keseluruhan, beliau menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat memuaskan. Meski demikian, ia berharap ke depan pemerintah dapat semakin meningkatkan kualitas akomodasi dan transportasi agar lebih selektif dan optimal demi kenyamanan serta keamanan seluruh jemaah haji Indonesia.

Kisah Amalia Rachman menjadi gambaran nyata bahwa ibadah haji bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati yang ditempa oleh waktu, kesabaran, dan keteguhan iman.

pewarta : Hebatdiki | salamradio.id