SALAMRADIO.ID., Madinah — Aktivitas dapur bagi petugas haji di daerah kerja bandara tak pernah berhenti. Di balik sajian hangat untuk jamaah, ada proses panjang pemenuhan bahan baku yang harus cepat, efisien, dan terjangkau. Kamis (30/04/2026), tim kecil yang terdiri dari Pak Abdul Basir, Pak Heri, Diki (jurnalis Salam Radio), dan Kurdi selaku sopir, menyusuri denyut nadi logistik kota: Pasar Halagah.
Dikenal sebagai “pasar induknya Kota Madinah”, Pasar Halagah menghadirkan hampir semua kebutuhan dapur dalam satu kawasan. Deretan sayuran segar, umbi-umbian, daging, hingga aneka bumbu dapur tertata rapi dalam lapak-lapak yang bersih dan terorganisir. Tak ada kesan kumuh—justru kenyamanan dan keamanan terasa sejak langkah pertama memasuki area pasar.
Suasana semakin hidup dengan interaksi hangat para pedagang yang mayoritas berasal dari Bangladesh dan India. Keramahan mereka menjadi nilai tambah tersendiri. Senyum dan sapaan ringan mengiringi proses transaksi, bahkan budaya tawar-menawar masih terasa kental di tengah sistem pasar modern yang berkembang.
Dari sisi harga, Pasar Halagah menjadi solusi cerdas bagi kebutuhan skala besar. Sistem grosir membuat harga bahan pangan jauh lebih terjangkau, sangat cocok untuk memenuhi stok dapur petugas haji yang harus memasak dalam jumlah banyak setiap hari. Efisiensi juga didukung jarak tempuh yang relatif dekat dari penginapan, membuat distribusi bahan menjadi lebih cepat dan praktis.
Tak hanya bahan pokok, tim juga menyempatkan diri mampir ke toko kurma. Beragam jenis kurma dari berbagai penjuru tanah Arab tersaji lengkap. Mulai dari rasa manis lembut hingga tekstur legit premium, semua tersedia dengan harga bervariasi antara 50 hingga 150 SAR untuk kemasan mulai 3 kilogram. Selain lezat, kurma juga dikenal kaya manfaat bagi kesehatan—menjadi pilihan ideal sebagai konsumsi harian maupun oleh-oleh.
Pasar Halagah bukan sekadar tempat jual beli, melainkan pusat kehidupan yang mendukung kelancaran operasional haji. Di sinilah logistik bertemu efisiensi, dan pelayanan jamaah dimulai dari dapur yang terisi dengan baik.
pewarta : Hebatdiki
