Laris Saat Ramadan, Kacang Mete Suratmi Jadi Incaran Hampers Cantik

Di sebuah dapur sederhana di sudut Yogyakarta, aroma kacang mete yang dipanggang perlahan menguar, membawa harapan yang tak pernah kecil. Di sanalah Suratmi memulai semuanya. Bukan dari pabrik besar, bukan dari modal gemilang, melainkan dari keyakinan bahwa rasa jujur akan menemukan jalannya sendiri.

Kacang mete racikannya kini dikenal sebagai salah satu yang terbaik sekota Yogyakarta. Renyahnya pas, gurihnya seimbang, manisnya tidak berlebihan. Setiap butir dipilih, dipanggang, dan dikemas dengan ketelitian. Kerja keras, konsistensi, profesionalisme, serta keramahan kepada konsumen menjadi fondasi yang membuat UMKM ini tumbuh pesat hingga menembus pasar Nusantara.

Lewat akun Instagram @metejogja_vierasnack, pesanan datang silih berganti. Di bulan Ramadan, kacang mete Suratmi menjadi teman setia selepas tarawih—cocok untuk suguhan keluarga maupun hampers cantik yang elegan. Varian rasa asin dan manis tersaji, menjawab selera lintas generasi.

Perjalanan ini bukan tanpa perjuangan. Namun dedikasi Suratmi membuahkan pengakuan. Ia pernah menjadi tamu istimewa dalam program Jawara Juara di kanal YouTube Salam Radio bersama host beken hebatdiki. Sebuah momen yang menegaskan bahwa dari dapur sederhana, lahir karya yang membanggakan keluarga dan pemerintah kota.

Kisah Suratmi adalah bukti: UMKM bukan sekadar usaha kecil. Ia adalah cerita tentang ketekunan, tentang rasa yang dijaga, dan tentang mimpi yang dipanggang perlahan—hingga matang oleh waktu.