SALAMRADIO.ID, Jakarta — Pendidikan tinggi tidak hanya menjadi jalan meraih gelar, tetapi juga bagian penting dari ikhtiar meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi keluarga. Bagi masyarakat yang sudah bekerja, keterbatasan waktu sering menjadi tantangan untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, akses kuliah yang fleksibel memiliki nilai strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.
Melihat kebutuhan tersebut, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya (SWINS) menawarkan pilihan pendidikan yang menyesuaikan aktivitas mahasiswa, termasuk kelas reguler dan kelas online/karyawan. Model ini membuka kesempatan bagi pekerja untuk meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan sumber penghasilan.
SWINS menyediakan sejumlah program studi, antara lain S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Ilmu Komunikasi, S2 Manajemen, serta S2 Akuntansi/RPL. Jalur RPL S2 Akuntansi juga menjadi pilihan bagi praktisi yang memiliki pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari perspektif ekonomi kemaslahatan umat, peningkatan pendidikan dapat memberi dampak berantai. Kompetensi yang semakin baik berpotensi meningkatkan produktivitas, membuka peluang karier, memperkuat kapasitas pelaku usaha, sekaligus meningkatkan kemampuan seseorang dalam memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Dengan pembelajaran berbasis teknologi, kurikulum praktis, jadwal fleksibel dan pilihan pembiayaan yang terjangkau, SWINS berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Pendaftaran mahasiswa baru berlangsung 1 Juni–31 Agustus 2026 melalui pmb.swins.ac.id. Pendidikan pada akhirnya bukan sekadar investasi pribadi, tetapi dapat menjadi investasi sosial untuk membangun manusia yang unggul, mandiri, produktif, dan memberi kemaslahatan bagi umat.
pewarta : hebatdiki
sumber : Diolah dari sumber internal SWINS
