Ketika dunia terlalu bising,
masihkah kita mendengar suara hati?
Sebuah novel alegori kontemporer tentang manusia, kekuasaan, teknologi, lingkungan, dan pencarian makna hidup.
Setiap hari kita dibanjiri informasi. Notifikasi datang tanpa henti. Layar selalu menyala. Media sosial terus berbicara. Teknologi membuat segalanya terasa semakin mudah dan semakin cepat.
Kita mengetahui lebih banyak hal setiap detiknya.
Kita terhubung dengan lebih banyak orang dari sebelumnya.
Namun apakah kita benar-benar semakin dekat dengan kehidupan yang kita inginkan?
Apakah kita benar-benar sedang hidup?
Ataukah tanpa sadar, kita hanya sedang terdistraksi?
Sebuah negeri yang tidak ada di peta. Namun mungkin... sedang kita tinggali.
Di Negeri Tiga Matahari, manusia hidup berdampingan dengan alam. Ilmu pengetahuan berkembang tanpa meninggalkan kebijaksanaan. Teknologi diciptakan untuk memuliakan kehidupan.
Semuanya tampak sempurna. Sampai sesuatu yang tidak terlihat mulai menguasai pikiran manusia. Ia tidak datang membawa senjata atau peperangan. Ia datang perlahan melalui ambisi, keserakahan, popularitas, ketakutan, dan kebisingan dunia.
Distraksi membawa pembaca memasuki Negeri Tiga Matahari dan bertemu dengan tokoh-tokoh yang menghadapi persoalan dekat dengan kehidupan kita.
Distraksi tidak datang untuk memberikan semua jawaban. Novel ini justru mengajak Anda berhenti sejenak. Untuk melihat, mempertanyakan, merasakan, dan mungkin... menemukan jawaban yang selama ini sebenarnya sudah ada di dalam diri.
Tokoh-tokoh alegoris yang memantulkan cermin realitas kehidupan kita hari ini.
Visualisasi panggung alegoris Negeri Tiga Matahari yang membawa drama, emosi, dan perenungan.
Di balik kisah Negeri Tiga Matahari, Distraksi membawa berbagai tema yang saling bertaut:
Melalui Distraksi, Agustian mengajak pembaca memasuki sebuah dunia alegoris yang mempertemukan filsafat kehidupan, spiritualitas, teknologi, kekuasaan, lingkungan, dan pencarian makna. Sebuah kisah yang berangkat dari fiksi, tetapi membawa pertanyaan-pertanyaan yang sangat nyata.
"Novel ini bukan hanya cerita, tapi tamparan halus yang membuat saya berhenti dan melihat hidup saya sendiri."
"Setiap halaman membuat saya berpikir, merenung, dan kadang... diam. Sangat dalam, tapi tetap ringan dibaca."
"Distraksi adalah salah satu novel terbaik yang pernah saya baca tahun ini. Menginspirasi!"
Dapatkan buku Distraksi dan temukan kembali suara hati Anda.
Silakan isi form pemesanan atau lakukan transfer ke Bank Mandiri:
Pemesanan online resmi dapat diakses melalui link form atau hubungi via WhatsApp (085600831929):
"Ketika halaman terakhir ditutup... mungkin satu pertanyaan akan tetap tinggal:
Apakah aku sedang menjalani hidup... atau hanya sedang terdistraksi?"