Lautan Talbiyah Iringi Perjalanan Jemaah Haji Banjarnegara dari Muzdalifah ke Mina pada Puncak Haji 1447 H

SALAMRADIO.ID, Mina — Ribuan jemaah haji Indonesia asal Banjarnegara kini tengah bergerak dari Muzdalifah menuju Mina setelah menyelesaikan wukuf di Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026 waktu Arab Saudi. Pergerakan jemaah berlangsung tertib di tengah suasana haru dan kekhusyukan rangkaian puncak ibadah Haji 1447 H.

Musim haji tahun ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dengan jumlah jemaah mencapai 1,5 juta orang dari berbagai negara. Pemerintah Arab Saudi mencatat peningkatan jumlah jemaah seiring adanya penambahan kuota haji tahun 2026.

Ketua Kloter 72 SOC, KH Nafis Atoillah, menjelaskan seluruh jemaah haji asal Banjarnegara dalam kondisi baik setelah menjalani wukuf di Padang Arafah. Saat ini para jemaah mulai memasuki tahapan pergerakan menuju Mina untuk melanjutkan prosesi mabit dan lempar jumrah.

“Seluruh jemaah haji asal Banjarnegara Alhamdulillah telah melaksanakan wukuf di Arafah,” ujar Nafis.

Ia menjelaskan proses keberangkatan jemaah dilakukan secara bertahap guna menjaga kelancaran operasional Armuzna. Pergerakan dimulai dari kloter SOC 69, kemudian disusul SOC 71, SOC 72, SOC 73, SOC 70, SOC 74, hingga kloter UPG 20 dan UPG 35.

Menurut Nafis yang juga Sekretaris ICMI Banjarnegara, jadwal pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina dimulai pukul 02.30 WAS. Sementara bagi jemaah dengan skema murur diberangkatkan lebih awal sejak pukul 19.00 WAS untuk mengurangi kepadatan dan menjaga kenyamanan jemaah, khususnya lansia dan risiko tinggi.

“Adapun jemaah yang tanazul dari Mina dijadwalkan pukul 22.00 WAS pada Rabu, 27 Mei 2026,” tambahnya.

Di tengah dinginnya malam Muzdalifah dan padatnya arus jutaan jemaah dunia, semangat ibadah para jemaah haji Indonesia tetap terasa kuat. Lantunan talbiyah terus menggema mengiringi perjalanan spiritual menuju Mina, menjadi simbol kepasrahan dan penghambaan umat Muslim kepada Allah SWT pada puncak Haji 1447 H.

Pewarta : Hebatdiki@MCH2026